E-Government, Komputer di Bidang Pemerintahan

http://tomogoblog.com/
Dewasa ini hanya sedikit pekerjaan maupun kegiatan yang tidak didukung komputer, baik untuk keperluan pribadi, perusahaan maupun instansi pemerintah. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, penyimpanan dokumen, transaksi data maupun uang, menjadi lebih mudah. Sistem informasipun menjadi suatu kebutuhan untuk mempermudah dan mempercepat dalam menghasilkan informasi yang terbaru.

Perkembangan Teknologi Informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat pada teknologi ini, seperti e-government, e-commerce, dan akurasi, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktifitas. 

Perkembangan Teknologi dan Infrormasi memperlihatkan bermunculnya berbagai jenis kegiatan yang berbasis e-education, e-laboratory, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika dimana pemanfaatannya di dunia telah semakin luas. 

Oleh sebab itu ICT banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia, dan dengan keuntungan-keuntungan yang ditawarkan oleh teknologi ini maka mulai diterapkan dalam praktek pemerintahan dalam Otonomisasi.

Definisi E-government


The World Bank Group mendefinisikan e-government sebagai:
E-government refers to the use by government agencies of information technologies (such as wide area networks, the internet, and mobile computing) that have the ability to transform relations with citizens, businesses, and other arms of government.

"E-government mengarahkan untuk penggunakan TI oleh semua agen pemerintahan (seperti wan, internet, mobile computing) yang mempunyai kemampuan untuk mengubah hubungan dengan masyarakat, bisnis, dan pihak yang terkait dengan pemerintahan"

Definisi lain dari referensi lain: electronic government, or "e-government," is the process of transacting business between the public and government through the use ofautomated systems and the internet network, more commonly referred to as the world wide web.

(el-goverment adalah merupakan proses transaksi bisnis antara publik dan pemerintah dengan menggunakan system secara otomatis dan jaringan internet, yang mengarah pada word wede web)

E-government adalah menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ict) untuk mempromosikan pemerintahan yang lebih effisien dan penekanan biaya yang efektif, kemudahan fasilitas layanan pemerintah serta memberikan akses informasi terhadap masyarakat umum, dan membuat pemerintahan lebih bertanggung jawab kepada masyarakat.

Pada intinya e-government adalah penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis (menggunakan) elektronik  dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien.



Tujuan E-Goverment

memberi kemudahan dan kesederhanaan prosedur, sehingga penerapannya memerlukan perubahan struktur organisasi pemerintahan itu sendiri. 
Membentuk hubungan: 
• G2C (Governmet to Citizen) 
• G2B (Government to Business) 
• G2G (Government to Government).

Manfaat E-Goverment

Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.

Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari kesemua pihak.

Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. 
Sebagai contoh, data-data tentang sekolahan (jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya) dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.

Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui email atau bahkan video conferencing. 

Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus bertatap muka. 

Aplikasi e-Goverment


  • Pelayanan KTP Online 
  • Pelayanan Izin Gangguan(HO) Online 
  • Pelayanan Perpajakan 
  • Dan lain-lain

Contoh Alamat Web e-Goverment

Organisasasi Pemerintah dan Pemerintah Daerah
:: http://www.kpu.go.id           
:: http://www.depkominfo.go.id 
:: http://www.depag.go.id
:: http://www.jogja.go.id         
:: http://www.jogjakota.go.id
:: http://www.bappenas.go.id 
:: http://www.bakusurtanal.go.id
:: http://www.jakarta.go.id 
:: http://www.surakarta.go.id 
:: http://www.denpasarkota.go.id
:: http://www.surabaya.go.id    
:: http://www.surabaya.go.id

Situs Web Pemerintah Daerah

Situs web Pemerintah Daerah dapat dikatakan sebagai salah satu media informasi dan komunikasi dari suatu Pemerintah Daerah kepada masyarakat/publik mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan daerah bersangkutan. 

Bentuk penyajian informasi memanfaatkan perkembangan teknologi informasi komunikasi (Information Comummnication Technology), yaitu perubahan dari bentuk buku (publikasi konvensional) ke bentuk publikasi elektronik (media baru) melalui internet.

Model Penyampaian E-GOVERNMENT


Ada tiga model penyampaian E-Government, antara lain :
a.  Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C): Adalah penyampaian layanan publik dan informasi satu arah oleh pemerintah ke masyarakat, Memungkinkan pertukaran informasi dan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, Contohnya G2C : Pajak online, mencari Pekerjaan, Layanan Jaminan sosial, Dokumen pribadi (Kelahiran dan Akte perkawinan, Aplikasi Paspor, Lisensi Pengarah), Layanan imigrasi, Layanan kesehatan, Beasiswa, penanggulangan bencana.

b. Government-to-Business (G2B): Adalah transaksi-transaksi elektronik dimana pemerintah menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan bagi kalangan bisnis untuk bertransaksi dengan pemerintah.Mengarah kepada pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk membantu pemerintah menjadi lebih efisien melalui peningkatan proses bisnis dan manajemen data elektronik. Aplikasi yang memfasilitasi interaksi G2B maupun B2G adalah Sistem e-procurement. Contoh : Pajak perseroan, Peluang Bisnis, Pendaftaran perusahaan, peraturan pemerintah (Hukum Bisnis), Pelelangan dan penjualan yang dilaksanakan oleh pemerintah, hak paten merk dagang, dll

c.  Government-to-Government (G2G): Adalah Memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basisdata terintegrasi. Contoh : Konsultasi secara online,blogging untuk kalangan legislative, pendidikan secara online, pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.

 KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN E-GOVERNMENT BAGI RAKYAT

A.      Keuntungan  E-Goverment bagi rakyat

  • Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasidapat disediakan 24 jam, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor . Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
  • Peningkatan hubungan antara pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan [transparansi ] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
  • Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya.
  • Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi    pemerintahan dapat dilakukan melaluji e-mail atau bahkan video confernce.
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
  • E-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
  • Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang   dibuaat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerintah.  Selain tampilan dan paduan warna yang menarik, informasi-infromasi yang disajikan sangatlah lengkap dan up to date.
  • Terdapatnya informasi transportasi, informasi valuta asing, serta info tentang tinggi muka air.
  • Website ini mencakup banyak aspek seperti hukum, agama, sosial dan budaya, bisnis dan kawasan bisnisnya, pendidikan, dan sebagainya.
  • Semua terbuka untuk pemerintah dan masyarakat.

B.      Kerugian  E-Goverment bagi rakyat

  • Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
  • Kurangnya interaksi atau komunikasi antara admin (pemerintah) dengan masyarakat, karena e- government dibuat untuk saling berinteraksi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak lain yang berkepentingan.
  • Kelemahan utama tentang e-government adalah kurangnya kesetaraan dalam akses publik untuk keandalan, internet informasi di web, dan agenda tersembunyi dari kelompok pemerintah yang dapat mempengaruhi dan bias opini publik.
  • Pelayanan yang diberikan situs pemerintah belum ditunjang oleh system manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesiapan peraturan,prosedur dan keterbataasan SDM sangat membatasi penetrasi komputerisasi k dalam system pemerintahan
  • Belum mapannya strategi serta tidak memaadainya anggaran yang dialokasikan untuk pengembanngan e-government
  • Inisiatif merupakan upaya instansi secara sendiri-sendiri, dengan demikian sejumlah faktor seperti standardisasi, keamanan informasi, otentikasi, dan berbagai alikasi dasar yang memungkinkkan interoperabilitas antar situs secara andal, aman, dan terpercaya kurang mendapat perhatian
  • Kesenjangan kemampuan masyarakat untuk mengakses jaringan internet

Situs Web  Pemerintah Daerah 

Situs web Pemerintah Daerah dapat dikatakan sebagai salah satu media informasi dan komunikasi dari suatu Pemerintah Daerah kepada masyarakat/publik mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan daerah bersangkutan. 

Bentuk penyajian informasi memanfaatkan perkembangan teknologi informasi komunikasi (Information Comummnication Technology), yaitu perubahan dari bentuk buku (publikasi konvensional) ke bentuk publikasi elektronik (media baru) melalui internet.

Perlunya Situs Web Pemerintah Daerah

Situs web Pemerintah Daerah merupakan salah satu strategi didalam melaksanakan pengembangan e-government secara sistematik melalui tahapan yang realistik dan terukur. Berdasarkan sifat transaksi informasi dan pelayanan publik yang disediakan oleh Pemerintah Daerah melalui jaringan informasi.

Tujuan dan Sasaran Situs Web Pemerintah Daerah

Pembuatan situs web Pemerintah Daerah mempunyai sasaran agar masyarakat Indonesia dapat dengan mudah memperoleh akses kepada informasi dan layanan Pemerintah Daerah, dan ikut berpartisipasi di dalam pengembangan demokrasi di Indonesia dengan menggunakan media internet dan teknologi lain yang akan muncul di kemudian hari.

Situs web Pemerintah Daerah dibuat sesuai dengan keinginan pemerintah di dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat yaitu :
1. Perolehan informasi secara mudah, benar, adil, dan luas cakupan; 
2. Penyebarluasan informasi melalui media elektronik

Adapun isi (content) situs web resmi e_government minimal adalah :
Selayang pandang menjelaskan secara singkat tentang keberadaan pemerintah daerah bersangkutan (sejarah, motto daerah, arti lambang, lokasi).

Pemerintah daerah menjelaskan struktur organisasi yang ada di pemerintah daerah bersangkutan (eksekutif, legislatif) beserta nama, alamat, telepon, e-mail dari pejabat daerah. Jika memungkinkan, biodata dari pimpinan daerah dimasukan pada situs web agar masyarakat luas mengetahuinya.

Geografi menjelaskan tentang keadaan topografi, demografi, cuaca dan iklim, sosial dan ekonomi, budaya dari daerah bersangkutan.
Content situs web pemerintah daerah

Peta wilayah dan sumberdaya menyajikan batas administrasi wilayah dalam bentuk peta wilayah dan juga sumberdaya yang dimiliki oleh daerah bersangkutan dalam bentuk peta sumberdaya untuk dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh para investor.

Peraturan/kebijakan daerah menjelaskan peraturan daerah (perda) yang telah dikeluarkan oleh pemerintah daerah bersangkutan. Melalui situs website pemerintah daerah inilah semua perda yang telah dikeluarkan dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas.

Buku tamu buku tamu merupan bagian yang penting. Karena melelui buku tamu pemerintah bisa mengetahu siapa saja yang masuk dal website ini selain itu pemerintah juga bisa mengetahui saran dan kritik bagi pemerintah kabupaten, karene melalui buku tamu pengguna bisa memberikan kritik, saran, kesan ataupun pesan melalui coment.

Visi misi hal ini perlu di ketahui pengguna ataupun masyarakat karena menunjukkan langkah yang akan di capai kabupaten itu seperti apa dan bagaimana. 

http://www.jogjakota.go.id

Analisa Situs Web Pemerintah Daerah

Ciri-ciri Bagus-tidaknya Sebuah Website : Berikut beberapa ciri yang sesuai untuk semua halaman Web yang dapat dijadikan sebagai panduan untuk membina halaman Web yang lengkap dan baik. Antara lain:
1. Peta Site (Site Map) 
2. Navigator Bar 
3. Tampilan Profil 
4. Ruang Komentar 
5. Kesederhanaan Kata untuk Informasi 
6. Persoalan Umum (FAQ - frequently asked question) 
7. Grafik 
8. Mekanisme Pencarian 
9. Tampilan Berita 
10.Link yang relevan 

Peta Site (Site Map) 

Susunan halaman Web yang teratur dan disertai link-link yang jelas akan menjadi daya tarik kepada pembaca. Untuk mendapatkan "output" yang menarik disarankan untuk membuat site-map yaitu "outline" bagi halaman Web dengan menunjukkan ide dan topik besar bersama-sama dengan subtopik yang terkandung di dalamnya. Peta Site ini juga memaparkan struktur hierarki untuk Website. Semua data dan informasi disusun agar terkemas dengan baik.

Navigation Bar

• Navigasi yang konsisten (tata letak navigasi) • mengandungi isi kandungan yang hendak disampaikan. • Navigation bar tidak hanya berupa text saja tapi berupa grafik • setiap navigation bar itu perlu mewakili link-link tertentu dengan jelas dan tidak menyesatkan pembaca. • Sebagai tambahan masukkan navigasi "back" dan "foward" ataupun "previous" dan "next" untuk menyenangkan pembaca. 

Tampilan profil

• Jangan heran jika kadang-kadang halaman Web tidak mengandungi tampilan tentang siapa mereka dan bagaimana cara pembaca boleh menghubungi mereka. • Pastikan terdapat link di dalam halaman Web yang membolehkan pembaca mengirimkan e-mail. E-maill saja tidak cukup. Pastikan kita memiliki cara-cara lain seperti ruangan komen (feedback) untuk pembaca terhubung dengan kita (memasukkan nama dan alamat surat menyurat).


Ruang Komentar

• Ruangan komen membolehkan pembaca meminta pendapat yang diperlukan secara "online“ • Bukan hanya tempat mendapatkan informasi, ruangan ini juga bertindak sebagai alat untuk memperbaiki kelemahan yang terdapat di dalam halaman Web. • Informasi-informasi di dalam halaman Web dapat dilengkapi berdasarkan komen-komen dari pembaca.

Kesederhanaan Kata untuk Informasi

• Web yang baik menggunakan kata-kata yang ringkas untuk menarik pembaca • Tidak mengandung kata-kata yang susah. Sehingga mebebani pikiran • Jika kata saintifik, disediakan juga maksud perkataan tersebut.. 
Persoalan Umum (FAQ - frequently asked question)
• Dengan mewujudkan ruangan FAQ, kita dapat menghemat waktu untuk menjawab persoalan yang sama berulang-ulang, dan sekaligus menyenangkan pembaca-pembaca lain dengan menyediakan jawapan bagi persoalan yang akan ditujukan kepada kita. • Kebanyakan halaman Web yang mengandung ruangan FAQ ini, biasanya akan menampilkan persoalan-persoalan popular di bagian atas tampilan dengan membuat link untuk jawaban-jawabannya. 
Grafik
• Teknologi terkini internet mengizinkan bukan saja teks malah grafik dipamerkan di dalam halaman Web. • Pilihlah gambar yang dapat meyampaikan maksud dan tidak membebani. Buatkan gambar yang kecil dan "fast-loading" karena pembaca tidak suka menunggu terlalu lama agar suatu tampilan muncul kesemuanya. • Menggunakan ikon dan gambar yang kecil dan relevan adalah pilihan terbaik terutama pada navigation bar. 

Mekanisme Pencarian

Memasukkan mekanisme pencari di dalam halaman Web dapat membantu pembaca. Pembaca hanya perlu memasukkan perkataan yang dicari untuk mendapatkan tampilan di dalam halaman Web yang mengandung perkataan tersebut. Terdapat mesin-mesin pencari yang memberi pelayanan menggunakan teknologi tersebut.

Tampilan Berita

Halaman Web yang baik senantiasa memberikan berita terkini kepada pembaca. Kita boleh menggunakan teks ataupun ikon "New" untuk memberitahu pembaca tentang informasi terbaru yang telah kita masukkan ke dalam halaman Web.

Link yang relevan

Salah satu komponen utama Website ialah koleksi link dengan Web-site lain yang berhubungan. Suatu halaman Web yang bagus ialah halaman Web yang menawarkan link ke halaman Web lain yang merujuk kepada topik yang sama. 

8 Aturan Emas Perancangan User Interface 

1. Konsisten 
2. Shortcuts 
3. Umpan balik yang informative 
4. Adanya penutupan (Keadaan akhir) 
5. Pencegahan kesalahan 
6. Pembalikan aksi 
7. Pusat kendali internal Internal Locus of Control) 
8. Ingatan jangka pendek dikurangi

Situs http://www.jogjakota.go.id



Situs jogjakota.go.id dianggap sebagai situs yang baik karena beberapa alasan sebagai berikut:

1. Konsisten
Halaman-halaman yang ada di situs ini memiliki kekonsistensian dapat dilihat yakni dalam hal; 
• Pemberian warna background untuk tiap halaman yang selalu sama; 
• Peletakan Navigation bar yang sama untuk setiap halaman yaitu di tepi paling atas dan paling bawah tiap-tiap halaman.

2. Memiliki komponen-komponen yang masuk sebagai kriteria web bagus yaitu: 
  • Peta site (site map) 
  • navigator bar 
  • tampilan profil
  • ruang komentar 
  • kesederhanaan kata untuk informasi 
  • persoalan umum (faq - frequently asked question) 
  • grafik - mekanisme pencarian - tampilan berita
  • link yang relevan

3. Isi yang diharapkan dari situs web pemerintah tersedia.

Ada beberapa hal yang menjadi hambatan atau tantangan dalam mengimplementasikan E-Government diantaranya, Hambatan Mengimplementasikan e-Gov
• Kultur berbagi belum ada. 
• Kultur mendokumentasi belum lazim. 
• Langkanya SDM yang handal. Infrastruktur yang belum memadai dan mahal. 
• Tempat akses yang terbatas

1 comments:

Artikel yg sangat menarik, saya Yudi Permana (1922520004) kunjungi website kami di https://www.atmaluhur.ac.id/


EmoticonEmoticon